Category Archives: Coretanku

Pentingkah sebuah rencana (niat) yang baik?

Sudah seminggu yang lalu aku rencanakan untuk berangkat ke Malang pada malam ini (29/10/2011), namun rencana tinggal lah rencana. Ada beberapa hal yang membuat rencana tersebut tertunda atau belum bisa aku laksanakan, namun demikian aku merasa tidak terlalu kecewa karena ada kegiatan produktif lain yang sudah aku kerjakan yang menyebabkan penundaan keberangkatan malam ini. Selain itu, ada hikmah yang bisa aku petik dari penundaan/kegagalan rencana tersebut. Baca lebih lanjut

Hanya butuh satu langkah…

Setiap orang rasanya pernah mengalami saat-saat dimana perasaannya resah, galau, gundah gulana. Saat itu terjadi, dia merasa kehilangan arah dan tidak tahu harus berbuat apa. Dia merasakan keterasingan yang mendalam, bahkan saat dia berada di keramaian. Hatinya menjerit dan menangis dalam diam, karena merasa orang lain tidak mau mengerti apa yang dia pikirkan, dia alami, dia rasakan dan dia inginkan. Baca lebih lanjut

Tetaplah berkarya dan bersyukur

Hari ini, 13 September 2011, mulai aktif kembali kegiatan belajar mengajar. Ada dua fenomena yang menarik yang berkaitan dengan hari ini. Baca lebih lanjut

Pemimpin yang baik

Mungkin kita pernah mendengar suatu ungkapan “the right man on the right place”; yang barangkali bisa kita terjemahkan dengan “menempatkan orang yang tepat pada pada tempat yang tepat pula”. Baca lebih lanjut

Hanya Mencoba Untuk Berbagi

Setelah beberapa hari sebelumnya terjangkit penyakit malas, hari ini aku mencoba untuk melawan penyakit tersebut. Syukur alhamdulillah untuk sementara ini dia bisa terkalahkan, namun demikian aku yakin dia masih berada di suatu tempat yang tidak jauh dariku, dan suatu saat dia pasti akan mencoba kembali menyerangku… Baca lebih lanjut

Sebuah Pembelajaran

Sebelum kita ke cerita, ada baiknya saya perkenalkan dulu para pelaku utama pada cerita ini. Ada lima pelaku utama pada cerita ini, yaitu Agus, Ello, Dar, Mur, dan Arif. Baca lebih lanjut

Sepenggal Kisahku

Orang tidak akan lepas dari masalah. Sekuat apapun, sekuasa apapun, sekaya apapun, masalah senantiasa menyertai perjalanan hidup seseorang selama nafas masih menyatu dengannya. Baca lebih lanjut